Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

Masalah di Mekkah, Kesthuri Tegaskan Pengembalian Dana Jemaah Umrah Travel Salsabila

INKAM, MAKASSAR – Ketua DPD Kesatuan Tour Travel Haji dan Umrah (Kesthuri) Sulawesi Selatan, Muhammad Sirajuddin, memastikan bahwa jamaah umrah yang sebelumnya mengalami kendala dari Travel Salsabila, akhirnya berhasil tiba kembali di tanah air.

Sebanyak 80 jamaah, yang sempat mengalami masalah di Tanah Suci, kini telah kembali dengan selamat, setelah menghadapi masalah di Saudi Arabia.

Sirajuddin mengungkapkan, jamaah sempat diminta untuk membayar tambahan biaya sebesar Rp4 juta per orang.

Namun, ia memastikan bahwa biaya tersebut akan segera dikembalikan kepada para jamaah.

“Kami pastikan para jamaah sudah tiba di Indonesia, dan pengembalian uang akan dilakukan hari ini atau paling lambat besok,” ujar Sirajuddin, Kamis (5/9/2024).

Menurut Sirajuddin, Travel Salsabila awalnya menyatakan sanggup memberangkatkan jamaah, yang keberangkatannya sempat tertunda.

Namun, di tengah perjalanan, mereka mengalami masalah finansial, sehingga meminta bantuan dari jamaah untuk mengumpulkan dana tambahan.

“Masalah finansial muncul di tengah perjalanan, namun travel ini tetap berkomitmen untuk memberangkatkan jamaahnya. Mungkin perlu ada pembinaan lebih lanjut dari pihak asosiasi, terkait manajemen keuangan dan penggunaan fasilitas,” lanjutnya.

Terkait kejadian ini, pihak Kesthuri akan memberikan sanksi kepada Travel Salsabila, berupa teguran keras.

Meski demikian, Sirajuddin menekankan bahwa asosiasi akan tetap memberikan pembinaan kepada anggotanya, agar masalah serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Kami akan memberikan sanksi tegas berupa teguran, namun juga pembinaan, karena sebagai asosiasi, kami tidak mungkin meninggalkan anggota yang sedang dalam kesulitan,” jelasnya.

Baca Juga  Danny Pomanto Support Wartawan Sulsel Ikuti Porwanas XIV di Banjarmasin

Kasus ini sempat menghebohkan, ketika puluhan jamaah umrah asal Makassar dilaporkan tertahan di Mekkah, akibat tunggakan pembayaran yang belum diselesaikan oleh Travel Salsabila.

Sirajuddin juga menambahkan, bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi travel umrah lainnya, agar lebih memperhatikan aspek keuangan dan manajemen, selama penyelenggaraan ibadah umrah.

“Kesthuri akan terus memantau, agar hal ini tidak terulang, dan memberikan pendampingan yang lebih intensif kepada anggotanya, terkait pengelolaan keuangan,” tegasnya.

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah