Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

Leonard Simanjuntak Pamit Pindah Tugas, Pj Gubernur Sulsel Berikan Penghargaan

INKAM, MAKASSAR – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, memberikan piagam penghargaan kepada Leonard Eben Ezer Simanjuntak, atas dedikasi dan pengabdiannya selaku anggota Forkopimda Sulawesi Selatan,  selama menjabat sebagai Kajati.

Leonard Simanjuntak turut menyukseskan penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2024, di Sulawesi Selatan, yang berlangsung secara luber, jurdil, aman dan damai.

Pemberian penghargaan diberikan, pada acara Buka Puasa dan Silaturahmi Bersama Penjabat Gubernur dengan Forkopimda, Penyelenggara Pemilu, Instansi Vertikal dan tokoh agama serta pimpinan partai politik pasca pelaksanaan Pemilu 2024, di Kawasan Wisata Kuliner Lego-lego Center Point of Indonesia, Rabu (20/3/2024).

Sebelumnya, di hari yang sama di Kantor Gubernur Sulsel, Leonard menemui Pj Gubernur untuk berpamitan.

Kemarin (19/3/2024), ia dilantik menjadi Staf Ahli Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Leonard dipromosikan menduduki Jabatan Eselon 1, dan dipercayakan menangani hubungan antar lembaga, dan kerjasama internasional Kejaksaan RI.

“Sekaligus kita umumkan beliau, Kajati Sulsel kita ucapkan selamat, kemarin beliau dilantik naik satu tingkat menjadi Eselon 1, Staf Ahli Kejaksaan Agung di Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama Luar Negeri, kita ucapkan selamat,” kata Bahtiar.

Leonard akan digantikan oleh Agus Salim, yang sebelumnya menjabat Kajati Sulawesi Tengah.

“Dalam waktu dekat ini, beliau sudah ada penggantinya juga, Kajati Sulawesi Tengah, Pak Agus Salim nanti menggantikan,” kata Bahtiar.

Baca Juga  Peningkatan Kualitas SDM: Kunci Kesuksesan Organisasi dan Pelayanan Kesehatan Optimal
CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah