INKAM, MAKASSAR– Dalam rangka Berupaya memulihkan Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Selatan bersama Kalla Group, bersama menggagas CEO Business Forum 2022, digelar di Saoraja Ballroom Wisma Kalla, Selasa (4/10/ 2022).
CEO Business Forum yang merupakan gagasan bersama Kalla Group dan APINDO, mengangkat tema “Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Domestik Di Tengah Tren Ketidakpastian dan Perlambatan Global” untuk membuka ruang dan menjadi sarana berdiskusi, mempertemukan kepentingan antara Otoritas, Regulator, dan pelaku dunia usaha.
Dalam event tersebut, President Director Kalla, Solihin Jusuf Kalla mengungkapkan, bagaimana Kalla Group bisa bertahan melewati krisis – krisis yang pernah terjadi di Indonesia, sejak awal tahun 80an hingga saat ini.
“Jadi ketidakpastian itu tidak boleh dimiliki oleh seorang Interprenur, CEO, dan Leader. Kami sebagai sebuah perusahaan swasta, harus memastikan semua hal terjadi secara pasti. Lalu bagaimana kami sejauh ini bisa mengatasi krisis yang telah terjadi sejak tahun 80 hingga saat ini? Ketika terjadi Krisis disitulah kami diharuskan berkreasi, berfikir untuk mencari sesuatu hal yang baru, yang solutif, disaat terjadi krisis itulah kami ditantang untuk menemukan ide – ide baru, sebuah ide yang bisa membuat kita survive ditengah krisis yang terjadi.” ungkapnya.
Baca juga: CEO Business Forum Ajak Pelaku Usaha Akselerasi Pertumbuhan Ekonom
Solihin juga berbagi pengalaman terkait cara Kalla Group, bisa melewati Krisis ketika terjadi percepatan teknologi. “Pada awal tahun 80 – 90an itu, Kalla Pernah bekerja sama dengan KSO Telkom, untuk memasok sambungan kabel telepon yang menghubungkan dari bali hingga papua Hingga pada akhir 90an, kami merasa perkembangan teknologi begitu kencang, pada tahun – tahun itu terjadi perubahan dari kabel telepone ke Wireless,” tuturnya.
“Akhirnya, pada awal tahun 2000an kami mencoba berfikir keras untuk beralih dari bisnis sebelumnya, ke bisnis teknologi, yang eksistensinya bisa bertahan hinga 100 tahun kedepan. Untuk itulah, kami akhirnya memilih PLTA dan memulai Bisnis di Bidang Energi, hingga akhirnya sekarang kami fokus pada Bisnis Green Energy , Nah pada saat itulah kami akhirnya bisa melewati Krisis,” tambah Solihin.












