Menangkal Hoaks dengan Internet Sehat

INKAM, JENEPONTO – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 24 Juni 2021 di Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Mengenal dan Menangkal Hoax”.

Program kali ini menghadirkan 354 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari Anggota SAFEnet, Imal; pendiri Ekspedisi Jingga, Ana Ainina; Dosen dan Pegiat Digital, Hardianto Haris; dan Korbid Pokja Karang Taruna Kabupaten Jeneponto, Husnaeni. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah penyiar TV Desmona Chandra. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Pemateri pertama adalah Imal yang membawakan presentasi “Supernet (Super Netizen)”. Dia memaparkan pentingnya menjaga reputasi dan privasi dalam bermedia sosial. Pasalnya, segala sesuatu yang diunggah di akun media sosial (medsos) akan mempengaruhi reputasi kita. Untuk itu, gunakan bahasa yang baik dan benar, serta mengunggah konten yang tidak melanggar aturan atau norma.

Lebih lanjut, Imal mengatakan bahwa salah satu cara menjaga privasi adalah dengan menggunakan kata sandi berbeda-beda untuk setiap akun. “Mungkin terkesan merepotkan, tetapi kalau mau aman, ya nggak nyaman,” ujarnya.

Berikutnya, Ana Ainina menyampaikan materi berjudul “Dampak Penyebaran Berita Hoax”. Dia berpendapat, kurangnya literasi digital di era modern menyebabkan berita bohong alias hoaks marak. Hoaks merupakan informasi sesat dan berbahaya karena menyesatkan persepsi manusia dengan menyampaikan informasi palsu sebagai kebenaran. “Hoaks ini seperti fitnah. Kita tidak tahu kebenaran faktanya. Dampak hoaks bisa mempengaruhi kesehatan mental, memecah belah publik, dan merugikan masyarakat,” urainya.

READ  Literasi Digital di Tengah Migrasi Luring ke Daring

Sebagai pemateri ketiga, Hardianto Haris membawakan tema budaya digital dengan judul “Mengenal dan Menangkal Hoaks”. Dia menjelaskan, teknologi digital membentuk budaya baru dan cara-cara baru dalam berinteraksi dengan sesama, termasuk cara menyampaikan pendapat yang kini begitu nyaring di medsos. “Perlu kehati-hatian dan tetap waspada dalam menyampaikan pendapat di medsos. Menyampaikan sembarang pendapat di media sosial bisa menuai risiko hukum, perundungan, dan memicu konflik,” ungkapnya.

Adapun Husnaeni sebagai pemateri terakhir menyampaikan tema “Tips dan Pentingnya Internet Sehat”. Menurut dia, internet sehat adalah aktivitas manusia yang sedang melakukan kegiatan daring secara tertib, baik, dan beretika sesuai norma dan aturan. Untuk menerapkan internet sehat, perlu dibangun literasi digital sehat dalam keluarga. Husnaeni juga memberikan tips melindungi keluarga dari dampak negatif internet.

“Selalu saring semua informasi yang didapat, jangan langsung dibagikan. Kemudian, perbanyak konten positif, hindari situs-situs negatif, dan hati-hati dengan orang yang dikenal lewat dunia maya,” tuturnya.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusias dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih. Program Literasi Digital ini mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

Comments

comments

Check Also

Stop! Jangan Umbar Data Pribadi di Dunia Maya

INKAM, DONGGALA – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan …