Berinternet Sehat agar Dakwah Lebih Bermanfaat

INKAM, SELAYAR – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 24 Juni 2021 di Selayar, Sulawesi Selatan.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Dakwah yang Ramah di Internet”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Direktur Manajemen CepDes, Muayati; pemengaruh, Zhera Arindhita; KITA Bhinneka Tunggal Ika, Istianah Purnamasari; dan Dosen UIN Alauddin Makassar, Sirajuddin. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Richard Lioe dari KataData. Kegiatan ini diikuti oleh 427 peserta dari berbagai kalangan. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Pemateri pertama adalah Muayati yang mengusung tema “Dakwah yang Ramah di Internet”. Dia berpendapat bahwa dakwah di era digital harus memegang prinsip kesalehan dan tanggung jawab dalam berkomunikasi untuk mengubah masyarakat menjadi lebih baik. “Demi terciptanya kemaslahatan bersama,” imbuhnya.

Berikutnya, Zhera Arindita, menyampaikan materi berjudul “Bijak di Kolom Komentar”. Dalam paparannya, ia menyarankan agar pengguna media sosial tidak mudah terprovokasi terhadap apa yang dijumpai di dunia maya. “Warganet dituntut untuk lebih kritis dan cerdas dalam menanggapi segala sesuatu,” tegasnya.

Sebagai pemateri ketiga, Istianah, membuka ruang diskusi tentang “Literasi dalam Berdakwah di Dunia Digital”. Dia mengungkapkan bahwa banyak sekali informasi yang tersebar di internet, namun tidak seluruhnya benar. “Untuk menemukan kebenaran informasi tersebut, kita harus berpikir kritis dan bersikap empati,” pesannya.

Adapun Sirajuddin, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema mengenai “Tips dan Pentingnya Internet Sehat”. Dalam sesinya, ia menguraikan bahwa penggunaan internet yang tidak sehat bisa meningkatkan risiko kejahatan siber. “Untuk mengantisipasinya, kita harus melindungi data pribadi dan properti yang kita miliki,” katanya.

READ  Belanja Aman dan Praktis dengan Dompet Digital, Hindari Penipuan

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusias dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp 100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

Comments

comments

Check Also

Stop! Jangan Umbar Data Pribadi di Dunia Maya

INKAM, DONGGALA – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan …