Info Kejadian Makassar

Telkomsel bersama Pemprov Sulsel Hadirkan Kartu Perdana Internet Merdeka Belajar

INKAM, MAKASSAR – Melanjutkan komitmen dalam mendukung proses pembelajaran jarak jauh, di masa yang penuh tantangan ini, dan sebagai bagian dari BUMN, bersama Telkom Group, Telkomsel mendukung program pemerintah dengan menghadirkan inovasi produk.

Untuk itu, bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel), Telkomsel meluncurkan Kartu Perdana Internet Merdeka Belajar, Selasa (01/09) sebagai salah satu solusi pemerataan akses pendidikan jarak jauh.

Sejumlah 610.311 kartu perdana dengan benefit Kuota Belajar, akan didistribusikan kepada pelajar yang membutuhkan di Sulsel.

Direktur Finance Telkomsel Leonardus Wahyu Wasono mengatakan, sejak awal penyesuaian masa pandemi COVID-19, Telkomsel telah berupaya untuk terus bergerak maju berinovasi, menghadirkan ragam inisiatif produk dan layanan yang dapat mendukung adaptasi kebiasaan baru di berbagai aktivitas masyarakat, terutama dalam memberikan kenyamanan para pelajar dan pengajar menjalankan proses pembelajaran jarak jauh.

Gubernur Sulsel Prof. Dr. Ir.H.M.Nurdin Abdullah, M.Agr menyampaikan apresiasinya kepada Telkomsel, atas bantuan Kartu Perdana Internet Merdeka Jarak Jauh dan penyelenggaraan Web Binar.

“Ini adalah salah satu solusi atas masalah yang ada pada masa pembelajaran jarak jauh di masa pandemi. Semoga bantuan yang diberikan Telkomsel, dapat memudahkan para guru dan pelajar untuk terus melakukan proses belajar mengajar secara daring, dan jaringan Telkomsel terus mendukung hingga ke seluruh pelosok daerah,” harapnya.

Sementara, Direktur Keuangan PT Telekomunikasi Selular, Leonardus Wahyu Wasono, mengaku mengapresiasi respons positif Pemprov Sulsel, untuk memastikan terjangkaunya akses Pendidikan Jarak Jauh bagi masyarakat, melalui Kartu Perdana Internet Merdeka Belajar yang dihadirkan.

Baca Juga  Bersama Forkopimda, Gubernur Salurkan Bantuan Dari Para Donatur di Selayar

Ini persembahan Telkomsel untuk pemerintah Provinsi Sulsel, dan merupakan provinsi pertama yang diprioritaskan di wilayah Indonesia Timur, untuk mendapatkan kartu perdana internet belajar ini secara massive, karena Sulawesi Selatan adalah provinsi yang menjadi barometer perkembangan pendidikan di wilayah Indonesia Timur.

“Kartu Perdana Internet Merdeka Belajar ini, melengkapi produk-produk yang sebelumnya telah kami hadirkan, dalam memfasilitasi proses pembelajaran jarak jauh, seperti paket Kuota Data Ilmupedia dan Conference, serta paket Kuota Belajar,” jelas Leonardus.

Dengan Kartu Perdana Internet Merdeka Belajar, pelajar di Sulawesi Selatan akan mendapat kartu perdana Telkomsel, yang kemudian dapat dipergunakan untuk mengaktifkan Paket Kuota Belajar 10GB selama 30 hari melalui aplikasi MyTelkomsel atau UMB 363844#. Kuota Belajar tersebut kemudian dapat dipergunakan untuk menikmati kemudahan akses ke sejumlah platform aplikasi belajar daring, dan konferensi video yang ada di paket llmupedia dan Conference.

Aplikasi tersebut seperti Rumah Belajar, Zenius, Quipper, Udemy, Duolingo, Sekolah.mu, Cakap, Bahaso, Cambridge, AyoBlajar, Zoom, CloudX, UMeetMe, Microsoft Teams, Cisco Webex, Google Meet, Google Classroom, dan ratusan situs belajar daring yang dikelola kampus dan sekolah hingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Benefit Kartu Perdana Internet Merdeka Belajar masih berlanjut pada bulan-bulan berikutnya hingga 31 Desember 2020, dengan melakukan pengisian pulsa sejumlah Rp 5.000, untuk mendapatkan tambahan Kuota 11 GB, yang terdiri dari Kuota Belajar 10GB selama 30 hari, serta tambahan kuota 500 MB untuk internet dan 500 MB untuk aplikasi chatting.

Baca Juga  Siap Gelar 5G, Telkomsel Perluas Cakupan VoLTE Hingga 230 Kota di 2021

“Program ini adalah tahap awal, dan kami siap membantu jika dibutuhkan dukungan lebih lanjut dalam melaksanakan program merdeka belajar jarak jauh. Dengan dukungan Provinsi Sulawesi Selatan , Telkomsel siap untuk memerdekakan belajar jarak jauh di Provinsi Sulawesi Selatan,” tambah Leonarndus

Dari sisi jaringan, untuk mendukung kelancaran dalam akses pembelajaran jarak jauh di Sulsel, Telkomsel saat ini telah didukung dengan jaringan kuat 4G yang telah hadir 100% di Kabupaten/Kota dan 98% Kecamatan di Sulawesi Selatan.

Telkomsel terus berkomitmen dan terus mengupayakan secara berkelanjutan dengan melakukan sejumlah aktivitas seperti pengamanan quality of service (QoS), pemantauan, pengembangan teknologi, dan infrastruktur jaringan broadband guna mengantisipasi perubahan perilaku masyarakat yang terus berkembang, seperti pergeseran pengguna layanan telekomunikasi berbasis digital yang kini semakin dinamis dan terpusat di area residensial.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

IGS 2026 Buka Jalan Investasi Infrastruktur Makassar, Delapan Negara Siap Tindak Lanjut Kerja Sama MAKASSAR, INKAM — Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan akan mengawal dan menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama yang lahir dari pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Kota Makassar. Komitmen tersebut disampaikan Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, R. Heru Hartanto Subolo, dalam kegiatan Business Forum Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 yang dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Hotel The Rinra Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Rabu (24/6/2026). Heru mengatakan, IGS merupakan salah satu instrumen diplomasi yang efektif untuk mempertemukan pemerintah daerah dengan mitra internasional melalui pendekatan budaya dan kuliner. Menurutnya, gastrodiplomasi tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia, tetapi juga membuka ruang promosi pariwisata, perdagangan, investasi, hingga pendidikan. “Indonesia Gastrodiplomacy Series adalah salah satu alat untuk menjembatani hubungan antara pihak luar dengan pemerintah daerah. Ini merupakan salah satu instrumen soft power diplomacy yang sangat kuat,” ujar Heru. Dalam forum tersebut, 41 delegasi dari 28 negara, sudah 8 negara jajaki skema Sister City dengan Kota Makassar untuk melirik potensi di Kota ini. Ia menjelaskan, makanan merupakan bahasa universal yang mampu mempertemukan berbagai latar belakang budaya dalam suasana yang lebih cair dan terbuka. Karena itu, pendekatan gastrodiplomasi dinilai efektif untuk membangun komunikasi sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada dunia internasional. “Melalui makanan, kita bisa mempertemukan berbagai ragam budaya dalam satu meja dan berbicara dengan nyaman,” jelasnya. “Gastrodiplomasi menjadi jembatan untuk promosi pariwisata, perdagangan, investasi, bahkan pendidikan,” sambung Heru. Dia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar yang dinilai berhasil menyelenggarakan IGS 2026 dengan menghadirkan 41 delegasi dari 28 negara sahabat. Ia menyebut kehadiran para perwakilan asing tersebut menjadi peluang besar bagi Makassar untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah sekaligus menjajaki kerja sama konkret di berbagai sektor pembangunan. “Atas nama Kementerian Luar Negeri, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota yang telah mempersiapkan kegiatan Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026 dengan sangat baik,” ungkapnya. Lebih lanjut, Heru menegaskan bahwa Kementerian Luar Negeri tidak akan berhenti pada pelaksanaan forum semata. Berbagai peluang kerja sama yang muncul selama kegiatan akan terus dikawal agar dapat berkembang menjadi kemitraan yang nyata dan memberikan manfaat bagi daerah. Menurut dia, Kemlu akan melakukan komunikasi intensif dengan seluruh perwakilan negara yang hadir di Jakarta, sekaligus mengoptimalkan jaringan diplomatik Indonesia yang tersebar di berbagai negara. “Kementerian Luar Negeri akan menindaklanjuti dan mengawal hasil dari acara ini melalui komunikasi intens dengan perwakilan negara sahabat di Jakarta serta melalui 131 perwakilan Republik Indonesia di luar negeri,” sebutnya. Heru menilai keberhasilan Makassar dalam menarik perhatian komunitas internasional merupakan capaian penting yang tidak hanya berdampak bagi daerah, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Karena itu, Kemlu berkomitmen membantu memperluas peluang kolaborasi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pembangunan daerah. “Kesuksesan Makassar adalah kesuksesan Sulawesi Selatan dan kesuksesan Indonesia. Kegiatan ini membuka peluang yang sangat besar bagi mitra internasional untuk melihat potensi luar biasa yang dimiliki Makassar dan menindaklanjutinya dalam bentuk kerja sama yang konkret,” tuturnya. Ia menambahkan, esensi diplomasi tidak berhenti pada proses pertemuan dan perundingan. Yang lebih penting adalah bagaimana diplomasi mampu menghasilkan dampak nyata yang dirasakan masyarakat melalui peningkatan investasi, perdagangan, maupun kerja sama pembangunan. “Diplomasi tidak berhenti pada perundingan, yang terpenting adalah dampaknya. Dan itulah yang akan terus kami dorong dan kawal bersama,” pungkas Heru. Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan kehadiran para duta besar dan delegasi dari berbagai negara menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi Kota Makassar dan Sulawesi secara lebih luas kepada komunitas internasional. Menurutnya, pemerintah kota menargetkan agar pertemuan tersebut tidak berhenti pada promosi daerah semata, melainkan mampu melahirkan kerja sama konkret yang berdampak pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. “Tentu harapan kita sangat positif dengan kegiatan ini. Para duta besar yang hadir mewakili negara masing-masing bisa melihat potensi yang ada di Kota Makassar dan seluruh Sulawesi,” harap Appi. “Bahkan secara langsung kita menawarkan berbagai peluang investasi yang bisa masuk dengan baik dan aman di Kota Makassar,” lanjutannya. Dia menjelaskan, berbagai potensi yang dipaparkan kepada para delegasi telah menarik perhatian sejumlah negara. Ketertarikan tersebut akan ditindaklanjuti melalui forum bisnis yang lebih detail untuk membahas peluang kerja sama yang dapat direalisasikan. Lanjut dia, setiap kegiatan yang dilakukan tidak hanya mengekspos keunggulan daerah, tetapi harus menghasilkan keterhubungan dan kerja sama yang nyata. “Itu yang penting, ada sesuatu yang harus kita kerja samakan dan tindak lanjuti bersama,” katanya. Dalam forum tersebut, Pemkot Makassar turut memperkenalkan sejumlah peluang investasi yang telah mulai berkembang, termasuk akses pengembangan kawasan kepulauan dan sektor-sektor strategis lainnya yang dinilai memiliki prospek besar bagi investor. Munafri menyebut pembangunan infrastruktur di Kota Makassar juga menjadi salah satu sektor yang ditawarkan kepada negara-negara sahabat. Dukungan investasi internasional dinilai penting untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing kota sebagai pusat ekonomi kawasan timur Indonesia. Potensi investasi yang ada di Sulawesi sangat besar, bagaimana investasi itu bisa masuk dan mendukung pembangunan infrastruktur yang ada di Kota Makassar. “Ini menjadi perhatian berbagai negara yang tertarik melihat potensi yang kita miliki,” jelasnya. Lebih lanjut, Munafri mengungkapkan bahwa sejumlah pembicaraan awal dengan delegasi negara peserta telah berlangsung selama rangkaian kegiatan IGS 2026. Bahkan, sedikitnya delapan negara dijadwalkan melakukan pertemuan lanjutan secara langsung dengan Pemerintah Kota Makassar untuk mendetailkan kebutuhan dan peluang kerja sama yang dapat segera direalisasikan. Ditambahkan, ada beberapa yang sudah mulai berkomunikasi dan akan dilanjutkan dalam sesi-sesi berikutnya. “Saat ini sudah ada delapan negara yang akan bertemu langsung untuk mendetailkan apa yang menjadi kebutuhan di antara kita dan apa yang bisa kita tindak lanjuti secepatnya. Harapannya, forum bisnis ini menghasilkan kesepakatan yang benar-benar bisa diwujudkan,” ungkapnya. Ia juga mengaku puas dengan respons para delegasi terhadap penyelenggaraan IGS 2026, dikatakan para peserta memberikan apresiasi terhadap kualitas pelaksanaan acara, peluang kerja sama yang ditawarkan, hingga kekayaan kuliner khas Makassar yang diperkenalkan selama kegiatan berlangsung. “Alhamdulillah mereka menyambut baik kegiatan ini. Acara terselenggara dengan baik, memberikan banyak opportunity kerja sama, dan mereka juga sangat kagum dengan kuliner yang kita miliki. Ini tentu menjadi hal yang sangat positif bagi Kota Makassar,” pungkas Munafri.

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO