Putus Mata Rantai Covid-19, UNM Ciptakan Drone Penyemprot Disinfektan

INKAM, MAKASSAR – Dalam rangka ikut serta berperan aktif memurus mara rantai penyebaran Covid-19, Universitas Negeri Makassar mencetuskan ide melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan drone.

Maka dilakukan uji coba drone penyemprot disinfektan berskala besar, dilakukan di pelataran gedung Pinisi selasa (220/6). Drone tersebut merupakan hasil inovasi dari Fakultas Teknik UNM, yang lahir dari ide bersama Rektor UNM Prof. Husain Syam.

Pada kesempatan tersebut, Rektor Prof. Husain yang secara langsung melakukan uji coba penerbangan drone ini mengungkapkan, drone ini lahir dari inovasi dan bentuk partisipasi UNM dalam mencegah penularan virus covid-19.

“Ide ini lahir dari inovasi kami.Sebelumnya kami sudah merancang drone, cuma yang kami pikirkan bagaimana drone ini kemudian bisa bermanfaat dimasa pandemi ini,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, proses pembuatan drone tersebut hanya memakan waktu 1 minggu, karena komponen dari drone tersebut sebagian didatangkan dari Jerman. Dalam sekali terbang bisa mengangkut 20 liter disinfektan, dengan daya angkat maksimal 60 kg, mampu terbang hingga 120 meter, memiliki jelajah remot 500 meter, dan bisa terbang hingga 30 menit.

“Rancangan ini murni dari kami. Kemarin satu drone ini membutuhkan waktu satu minggu, tapi kalau dikerja bersama bisa lebih cepat lagi, untuk bahan sendiri sebagian kami datangkan dari Jerman,” tambahnya.

Dari inovasi drone tersebut rektor mengungkapkan, selain bisa menyemprotkan cairan disinfektan, juga bisa digunakan dalam berbagi macam pekerjaan, salah satunya dalam bidang pertanian.

Comments

comments

READ  Yusran: Pendaftaran Peserta Didik Baru Tahun ini Dilakukan Secara Daring

Check Also

Stop! Jangan Umbar Data Pribadi di Dunia Maya

INKAM, DONGGALA – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan …