Khaerul, Warga Kabupaten Bantaeng Meninggal Terseret Arus Banjir

INKAM, BANTAENG – Seorang warga Bantaeng, Khaerul Fattah Ampa, meninggal dunia karena terseret arus banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bantaeng sejak siang hingga malam, Jumat 12 Juni 2020.

Hujan tersebut mengakibatkan air meluap dari sungai Calendu dan Cekdam Balang Sikuyu, lantaran tak mampu menahan debit air.

Pria yang diketahui masih berusia 12 tahun itu merupakan warga di Kampung Beru, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

Kronologi kejadian menurut Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri, saat banjir remaja tersebut hendak ke pasar untuk mengamankan barang jualannya.

Namun naas, dalam perjalanan penutup got rupanya terbuka. Saat itu pula air terlalu deras hingga lubang tak terlihat. Korban pun akhirnya jatuh.

“Korban meninggal ini sedang menuju ke pasar untuk menyelamatkan peti ikannya dari banjir, namun di perjalanan, tepatnya di dekat gudang toko Baba William, korban terperosok masuk ke got, penutup got tidak kelihatan karena tertutup aliran air yang deras,” kata Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri, Sabtu (13/06).

Mayat remaja tersebut ditemukan sekitar pukul 00.00 wita, di dalam gorong-gorong depan SD Inpres Be’lang, atau kurang lebih 300 meter daro lokasi dia terjatuh. Proses evakuasi dilakukan tadi malam.

Comments

comments

READ  Kabar Duka, Anggota DPRD Kota Makassar Abdi Asmara, Meninggal Dunia

Check Also

Astaga, Mayat Bayi Ditemukan di Gerbang Masjid Perumahan Telkomas

INKAM, MAKASSAR – Kasih orang tua sepanjang masa kepada anaknya. Kata tersebut menggambarkan bagaimana besarnya …