Presiden Trump Rencana Mengusir Ribuan Mahasiswa China yang Belajar di AS

INKAM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merencanakan akan segera mengusir ribuan mahasiswa pascasarjana China, yang sedang menempuh proses belajar di berbagai universitas yang ada di Amerika Serikat (AS).

Konflik kedua negara semakin memanas. AS dan China terus bersitegang atas berbagai masalah, mulai dari perang dagang, pandemi virus corona (Covid-19), dan hak asasi manusia.

Selain itu, Presiden Trump juga berencana menjatuhkan sanksi terhadap para pejabat Beijing. Dia akan membuat pengumuman tentang China pada hari Jumat waktu Washington.

Seorang pejabat administrasi Trump mengatakan, Presiden Trump sedang mempertimbangkan proposal yang sudah berumur berbulan-bulan, untuk mencabut visa pelajar yang berafiliasi dengan lembaga pendidikan di China, yang terkait dengan Tentara Pembebasan Rakyat atau pun intelijen China.

“Kami akan mengumumkan apa yang kami lakukan besok sehubungan dengan China dan kami tidak senang dengan China. Kami tidak senang dengan apa yang terjadi. Di seluruh dunia orang menderita, 186 negara. Di seluruh dunia mereka menderita. Kami tidak senang,” kata Trump kepada wartawan.

AS menampung 133.396 mahasiswa pascasarjana dari Cina pada tahun akademik 2018-2019, dan mereka merupakan 36,1 persen dari semua mahasiswa pascasarjana internasional. Itu merupakan data Institute of International Education.

Comments

comments

READ  Kasihan, Gadis Cantik Terlindas Truk di Depan Kolam Regulasi Nipa-Nipa

Check Also

Besok, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Shalat Ied di Lego-lego

INKAM, MAKASSAR – Sejalan dengan penggunaan dan pemanfaatan Masjid 99 Kubah di Center Point of …